Balai Laboratorium Kesehatan Masyarakat dan Pengujian Alat Kesehatan
Laboratorium Kesehatan Rujukan dan Pengujian Alat Kesehatan yang mengutamakan ketelitian dan ketepatan sesuai kebutuhan masyarakat dengan standar profesional, transparan, dan akuntabel.
Berita Terbaru

Waspada Virus Nipah !
Halo, Sobat Sehat! Akhir-akhir ini mungkin kita sering mendengar tentang Virus Nipah. Agar kita tidak terjebak hoaks dan bisa melindungi keluarga dengan cara yang benar, yuk kita kenali fakta-faktanya dengan santai namun tetap serius.Bagaimana Virus Ini Muncul?Virus Nipah sebenarnya bukan hal baru. Ia pertama kali ditemukan pada tahun 1999 di sebuah peternakan babi di Malaysia. Nama "Nipah" sendiri diambil dari nama desa tempat virus ini teridentifikasi.Menurut catatan World Health Organization (WHO), "rumah asli" virus ini adalah kelelawar buah. Uniknya, kelelawar ini tidak sakit meski membawa virus. Namun, karena hutan tempat tinggal mereka mulai berkurang, kelelawar ini pindah mendekati pemukiman dan peternakan. Di sanalah virus bisa berpindah ke hewan ternak diantaranya babi, lalu akhirnya sampai ke kita, manusia.Cara Virus Menyebar ke Sekitar Kita:Kontak Langsung: Menyentuh/terkena cairan tubuh (air liur, urine, darah) hewan yang sakit.Makanan Tercemar: Mengonsumsi buah atau nira mentah yang sudah terkontaminasi air liur kelelawar.Daging Kurang Matang: Memakan daging dari hewan yang terinfeksi jika tidak dimasak dengan sempurna.Kontak Antar manusia: Penularan juga bisa terjadi melalui kontak erat dengan pasien yang sedang sakit.Mengenali Gejala: Mirip Flu Biasa?Setelah terpapar, biasanya butuh waktu 4 hingga 14 hari sampai gejala muncul. Awalnya terasa seperti flu berat:Demam, sakit kepala, batuk, dan nyeri tenggorokan.Nyeri otot, mual, hingga sesak napas.Pada kondisi serius, bisa terjadi peradangan otak yang ditandai dengan rasa kantuk berlebih, pusing hebat, linglung, hingga pingsan.Langkah sederhana melindungi keluarga karena mencegah jauh lebih mudah daripada mengobati!. Berikut tipsnya:Cuci Bersih & Kupas: Selalu cuci buah dan sayur. Buang buah yang ada bekas gigitan hewan.Masak Sampai Matang: Pastikan nira atau daging dimasak hingga mendidih dan matang sempurna.Gunakan APD Sederhana: Jika harus bersentuhan dengan area ternak, gunakan sarung tangan, sepatu, dan masker.Cuci Tangan Pakai Sabun: Ini senjata paling ampuh sebelum dan sesudah beraktivitas.Hingga saat ini, para ahli memang masih mengembangkan vaksin dan obat khusus untuk virus ini. Namun, jangan berkecil hati! Tenaga medis kita sudah sangat siap memberikan terapi suportif. Artinya, dokter akan fokus merawat gejala dan menjaga kondisi tubuh Sobat tetap kuat dan stabil untuk melawan infeksi. Tubuh yang kuat dan penanganan dini adalah kunci kesembuhan yang utama.Sobat Sehat, meski di Indonesia saat ini belum ada laporan kasus pada manusia, tidak ada salahnya kita mulai membiasakan hidup bersih dari sekarang. Informasi adalah kekuatan; dengan mengetahui cara pencegahannya, kita sudah satu langkah lebih maju dalam menjaga keselamatan lingkungan.Jangan biarkan rasa takut menghalangi aktivitas kita. Tetaplah optimis, jaga imunitas dengan makan bergizi, dan mari saling mengingatkan dengan baik. Bersama-sama, kita pasti bisa menjaga Indonesia tetap sehat dan bebas dari ancaman virus!Tetap semangat, tetap sehat, dan tetap waspada! ✨💪
Baca Selengkapnya
United by Unique: Menyatukan Langkah Melawan Kanker
Peringatan Hari Kanker Sedunia pada 4 Februari 2026 mengusung tema "United by Unique" sebagai seruan global untuk memperkuat persatuan dalam keberagaman. Momentum ini mengajak seluruh lapisan masyarakat—tenaga medis, penyintas, hingga masyarakat umum—untuk berkolaborasi memutus kesenjangan akses perawatan kanker. Dengan semangat kebersamaan, kita berkomitmen meningkatkan kesadaran akan deteksi dini dan memberikan dukungan tanpa batas bagi mereka yang berjuang. Mari satukan langkah, satukan tekad, karena setiap upaya kecil kita adalah harapan besar bagi dunia yang lebih sehat. Kanker memang menantang, namun persatuan kita jauh lebih kuat untuk mengalahkannya.
Baca Selengkapnya
Mengenal Virus Nipah: Bahaya Zoonosis dan Langkah Penanganannya
Virus Nipah merupakan penyakit berbahaya yang menular dari hewan ke manusia (zoonosis), terutama melalui kelelawar buah dan babi. Penularan dapat terjadi lewat kontak langsung dengan hewan sakit atau mengonsumsi makanan yang tercemar, seperti buah dan nira mentah yang terkontaminasi air liur atau urin kelelawar. Selain itu, virus ini juga dapat menular antarmanusia melalui kontak erat.Gejala yang muncul bervariasi, mulai dari flu berat hingga peradangan otak yang mematikan. Jika Anda mengalami demam, sesak napas, atau pusing hebat, segera lakukan isolasi mandiri dan hubungi dokter. Mengingat obat spesifik belum tersedia, perawatan dini di rumah sakit sangat penting untuk menyelamatkan pasien.Sebagai langkah antisipasi, pencegahan harus dilakukan secara menyeluruh: lindungi diri dengan perilaku hidup bersih, hindari kontak langsung dengan hewan berisiko, cuci bersih bahan pangan, serta bagi pelaku perjalanan diharapkan selalu waspada.Di sinilah pentingnya Komunikasi Risiko dan Pemberdayaan Masyarakat (KRPM). Informasi yang akurat sangat dibutuhkan agar masyarakat tidak terjebak hoaks, tetap tenang mengikuti arahan pemerintah, dan mampu melindungi diri secara mandiri demi memutus rantai penyebaran virus.
Baca Selengkapnya
Sobat Sehat, Mari Jaga Kesehatan Saluran Pencernaan Kita
Halo Sobat Gemerlab! Kesehatan kita sangat dipengaruhi oleh apa yang kita konsumsi setiap hari. Salah satu risiko yang perlu diwaspadai adalah keracunan makanan.Apa itu Keracunan Makanan?Keracunan makanan adalah penyakit yang terjadi akibat mengonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi bakteri, virus, parasit, atau racun kimia. Kondisi ini menyebabkan iritasi atau infeksi pada saluran pencernaan dengan gejala umum seperti mual, muntah, diare, dan kram perut. Meski biasanya bisa sembuh sendiri, hal ini tetap bisa menjadi serius jika tidak ditangani dengan tepat.Langkah Nyata PencegahanJaga keamanan pangan dengan menerapkan kebiasaan berikut:Kebersihan: Selalu cuci tangan, bahan makanan, serta peralatan masak menggunakan air bersih dan sabun sebelum digunakan.Penyimpanan: Segera simpan makanan cepat basi di kulkas, namun hindari memasukkan makanan yang masih panas.Pemisahan: Gunakan talenan berbeda untuk bahan mentah dan matang, serta simpan daging mentah di rak paling bawah kulkas agar tidak mencemari makanan lain.Pengolahan: Pastikan daging dan telur dimasak hingga matang sempurna sebelum dikonsumsi.Ketelitian: Selalu cek tanggal kedaluwarsa dan jangan mengonsumsi makanan yang sudah berbau tidak sedap atau basi.Sobat Sehat, kedisiplinan dalam menjaga kebersihan adalah bentuk kasih sayang terhadap diri sendiri dan keluarga. Jangan pernah meremehkan langkah sederhana seperti mencuci tangan atau mengecek kemasan makanan, karena perlindungan kesehatan dimulai dari ketelitian Sobat Sehat. Jika Sobat Sehat atau orang terdekat mengalami gejala keracunan, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat dan mencegah komplikasi.Tetap semangat dalam menjalankan pola hidup bersih dan higienis! Tubuh yang sehat adalah modal utama untuk terus berkarya dan menikmati indahnya hidup. Sehat dimulai dari piring Sobat Sehat hari ini
Baca Selengkapnya
Dunia Terasa Sunyi? Jangan Sampai Terlambat
Sobat Gemerlab Mari Menjaga Kesehatan Telinga Sejak DiniMenjaga kesehatan telinga merupakan investasi jangka panjang yang krusial bagi kualitas hidup. Sebagai indra pendengaran sekaligus organ keseimbangan yang vital, fungsi telinga harus dipelihara dengan saksama. Langkah sederhana namun berdampak besar adalah membatasi penggunaan earphone pada volume tinggi serta menjaga kondisi telinga tetap kering guna mencegah risiko infeksi bakteri atau jamur.Sangat penting bagi kita untuk segera menghentikan kebiasaan mengorek telinga secara mandiri dan menghindari penggunaan ear candle yang berisiko fatal merusak gendang telinga. Sebaliknya, jadwalkanlah pemeriksaan rutin ke dokter THT setiap 3–5 tahun sekali untuk pembersihan yang aman dan profesional. Jangan menunggu sampai dunia terasa sunyi untuk mulai peduli. Mari sayangi telinga Anda sejak dini demi masa tua yang tetap produktif, ceria, dan penuh harmoni!https://www.instagram.com/p/DUSkyG7kUFe/
Baca Selengkapnya
Menjaga Profesionalisme: Melawan Arus Gratifikasi
Dalam menjalankan tugas, kita seringkali berhadapan dengan situasi yang menguji prinsip profesionalisme kita. Salah satu tantangan terbesarnya adalah gratifikasi. Gratifikasi merupakan pemberian dalam arti luas—baik berupa uang, barang, diskon, komisi, pinjaman tanpa bunga, tiket perjalanan, fasilitas penginapan, perjalanan wisata, pengobatan cuma-cuma, dan fasilitas lainnya. Hal ini sering dianggap "biasa" sebagai bentuk ucapan terima kasih, namun sesuatu yang "biasa" dilakukan belum tentu benar secara aturan.Bahaya yang MengintaiJika kita tidak waspada, gratifikasi dapat menjadi pintu masuk bagi berbagai tindak pidana lainnya yang merugikan banyak pihak, seperti: Kerugian Keuangan Negara, Suap Menyuap, Penggelapan dalam Jabatan, Pemerasan, Perbuatan Curang, Benturan Kepentingan dalam PengadaanKita harus ingat bahwa membiarkan kebiasaan yang salah hanya akan merusak tatanan kerja dan kredibilitas diri. Mari kita biasakan yang benar, jangan benarkan yang biasa. Kita perlu menjadi pribadi yang lebih peka dan berani menolak gratifikasi dalam bentuk apa pun.Dengan keberanian untuk berkata tidak dan memegang teguh aturan, kita memastikan setiap langkah kerja kita tetap clean dan profesional dalam setiap penugasan yang diberikan. Mari kita bangun lingkungan kerja yang bersih, dimulai dari keteguhan hati kita sendiri.
Baca Selengkapnya
Tetap Bugar di Musim Hujan: Langkah Preventif dan Penanganan Dini
Sobat tentu paham berbagai risiko penyakit yang sering muncul saat musim hujan diantaranya diare, DBD, Leptospirosis, ISPA, penyakit kulit sehingga perlu melakukan langkah-langkah pencegahan diantaranya dengan mengenakan pakaian yang hangat agar suhu tubuh tetap terjaga, selalu menyiapkan payung atau jas hujan sebelum melakukan kegiatan di luar rumah, membersihkan lingkungan rumah dan area sekitar yang berpotensi menjadi tempat nyamuk berkembang biak, menjaga daya tahan tubuh dengan asupan makanan bernutrisi serta konsumsi vitamin secara teratur, segera membersihkan diri atau mandi setelah terpapar air hujan.Dengan mempraktikkan kiat sehat ini, Sobat akan lebih terlindungi dan tetap produktif dalam menjalankan aktivitas meskipun cuaca sedang tidak menentu.Pastikan untuk selalu menjaga pola hidup bersih dan sehat. Jika Sobat merasakan gejala penyakit musim hujan, segera kunjungi fasilitas kesehatan terdekat agar petugas medis dapat memberikan penanganan yang cepat dan akurat. Menjaga kesehatan dan memberikan informasi yang benar kepada masyarakat adalah bagian dari dedikasi luar biasa dalam memberikan pelayanan publik yang prima.
Baca Selengkapnya
Bangun Lingkungan Kerja Bersih dari Gratifikasi
Dalam setiap tugas, profesionalisme kita sering diuji oleh Gratifikasi. Jangan terkecoh, gratifikasi bukan sekadar uang, tapi bisa berupa barang, diskon, tiket perjalanan, hingga fasilitas mewah lainnya. Meski sering dianggap "sekadar ucapan terima kasih", ingatlah: yang lumrah belum tentu benar menurut aturan.Hati-hati, gratifikasi adalah pintu masuk menuju jurang korupsi, mulai dari suap, pemerasan, hingga kerugian negara. Membiarkan kebiasaan salah hanya akan merusak nama baik dan kredibilitas Anda. Yuk, kita biasakan yang benar, bukan benarkan yang biasa. Dengan berani berkata "TIDAK", kita menjaga langkah tetap bersih dan lingkungan kerja tetap sehat. Semua dimulai dari keteguhan hati kita sendiri!Pergi ke pasar membeli kemeja, Kemeja bagus berwarna biru. Jangan terima hadiah saat bekerja, Jaga integritas demi masa depan baru.Burung dara terbang melayang, Hinggap sebentar di dahan jati. Hati tenang jiwa pun sayang, Tolak gratifikasi setulus hati.
Baca Selengkapnya
Estafet Kepemimpinan: Kasubbag TU Balai Labkesmas dan PAK Prov. Jateng Alia Wijayanti, SKM.M.PA Emban Amanah Baru di RSUD Dr. RM Soepardjo Roestam
Estafet Kepemimpinan: Eks Kasubbag TU Balai Labkesmas dan PAK Prov. Jateng ALIA WIJAYANTI, SKM., M.PA Emban Amanah Baru di RSUD Dr. RM Soepardjo RoestamSEMARANG – Gerbong mutasi Pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pada Kamis, 15 Januari 2026, pejabat lama Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubbag TU) Balai Laboratorium Kesehatan Masyarakat dan Pengujian Alat Kesehatan Provinsi Jawa Tengah ALIA WIJAYANTI, SKM., M.PA resmi beralih tugas.Beliau kini dipercaya mengemban amanah baru sebagai Kepala Seksi Penunjang Medis di RSUD Dr. RM Soepardjo Roestam. Perpindahan ini menandai transisi penting dari manajemen administratif menuju penguatan operasional teknis di salah satu rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tersebut.Dedikasi di Balai Labkesmas dan Pengujian AlkesSelama menjabat sebagai Kasubbag TU, beliau dinilai telah berhasil membangun fondasi administrasi yang kokoh, meningkatkan disiplin aparatur, serta memastikan tata kelola keuangan yang transparan di Balai Labkesmas dan Pengujian Alat Kesehatan. Keberhasilan dalam mengawal transformasi laboratorium menjadi modal berharga untuk diterapkan di tempat tugas yang baru.Segenap keluarga besar Balai Laboratorium Kesehatan Masyarakat dan Pengujian Alat Kesehatan Provinsi Jawa Tengah menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi pejabat lama dan mengucapkan selamat bertugas di tempat yang baru demi kemajuan pelayanan kesehatan di Jawa Tengah.
Baca Selengkapnya
Kasubbag TU Balai Labkesmas dan PAK Prov. Jateng Resmi Dilantik
Kasubbag TU Balai Labkesmas dan Pengujian Alkes Jateng Resmi DilantikSEMARANG – Seiring dengan upaya penguatan tata kelola birokrasi di sektor kesehatan, Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubbag TU) Balai Laboratorium Kesehatan Masyarakat dan Pengujian Alat Kesehatan Provinsi Jawa Tengah resmi dilantik pada Kamis, 15 Januari 2026.Pelantikan yang berlangsung di Semarang ini merupakan bagian dari langkah strategis Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk memastikan fungsi administratif dan operasional di lembaga laboratorium kesehatan berjalan secara optimal, akuntabel, dan transparan.Menjadi Tulang Punggung Operasional LaboratoriumSebagai pejabat yang bertanggung jawab atas urusan administrasi, kepegawaian, dan keuangan, Kasubbag TU yang baru diharapkan mampu melakukan akselerasi dalam mendukung tugas teknis laboratorium. Kehadirannya dipandang krusial dalam menyinergikan sumber daya manusia (SDM) dan aset guna mendukung layanan pengujian alat kesehatan serta laboratorium masyarakat.
Baca SelengkapnyaLayanan Pengaduan
Kami menyediakan berbagai layanan pengaduan masyarakat terintegrasi untuk menyampaikan aspirasi, kritik, dan saran demi perbaikan kinerja kami.
SP4N Lapor
Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat Sampaikan laporan Anda langsung kepada instansi pemerintah berwenang
Lapor Gub
LaporGub! Portal Laporan Pengaduan Online Provinsi Jawa Tengah
WBS
Whistleblowing System (WBS) adalah sistem pelaporan pelanggaran yang memungkinkan peran aktif pegawai dan pihak eksternal organisasi untuk menyampaikan pengaduan mengenai tindakan pelanggaran dan dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh pegawai Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan.